Mari kita ciptakan lingkungan yang bersih dan sehat........ Istilah di atas sering kita dengar dalam suatu masyarakat. Istilah di atas tercipta karena keadaan bumi kita yang semakin hari semakin panas. Itu semua tidak lain terjadi karena ulah manusia....... Memang kita kadang telalu semena-mena memanfaatkan alam ini. Membuang sampah sembarangan, terlalu banyak menggunakan sabun dan detergen, dll. Jadi marilah kita sama-sama menghijaukan kembali bumi ini. TALK LESS DO MORE.......!!!!!! "STOP GLOBAL WARMING.......!!!!!! Belajar sukses!!!!! :-)"

Selasa, 09 Juni 2009

Biografi Charly ST12 Bag.2



Charly van Houten "ST 12" Belajar Sambil Memeluk Gitar

RAY (9), asyik mendendangkan lagu "P.U.S.P.A." dari album kedua ST 12. Bahkan, bocah kelas IV SD itu mengaku hafal semua lagu di album pertama ST 12. Sejak Februari 2007, ibunya Ray selalu memasang kaset ST 12 di mobil saat mengantar dan menjemput Ray sekolah. Bahkan, hal itu masih berlaku hingga sekarang. Jadi, wajar aja kalau Ray hafal betul semua lagu ST 12.
Begitu dahsyatnya pesona yang ditebarkan ST 12 lewat karya-karyanya sejak album pertama. Grup band ST 12 memang lagi naik daun. Setiap hari sobat Percil pasti mendengar lagu-lagu ST 12 diputar di televisi.
Pasti banyak di antara kalian yang juga ngefans banget sama band yang berdiri pada 2005 ni. Lagu "Rasa yang Tertinggal" dan "Cari Pacar Lagi" juga sudah pada hafal kan?
Kalau sudah ngefans, tau donk siapa vokalis ST 12.... Yup, betul banget, Kak Charly van Houten. Hmm, kira-kira cerita seru apa ya yang dialami Kak Charly saat kanak-kanak. Kita simak kisahnya yuk!!
**
Aku dilahirkan di Cirebon, 5 November, tahunnya rahasia ya, hahaha. Aku malu soalnya sudah tua. Ayahku, Sariyah Soegendri dan ibuku, Ibu Toethe Hartika memberi nama anak pertamanya ini seperti nama orang Belanda. padahal aku asli orang Cirebon lho....
Masa kecil aku habiskan di Cirebon bersama dua adikku. Saat kelas III SD, aku tertarik untuk belajar main gitar. Keinginan yang kuat untuk bisa bermain gitar, ternyata didukung oleh seluruh keluarga. Uwak aku yang jago main gitar langsung turun mengajari aku. Walaupun keluarga aku lebih suka mendengar musik dangdut, aku lebih memilih untuk mendengarkan dan memainkan musik jenis pop. Hal ini yang sekarang memengaruhi warna musik ST 12, yaitu pop melayu.
Nah, sejak aku belajar gitar itu, aku tidak pernah bisa terlepas dari alat musik berdawai tersebut. Ke mana pun aku pergi, aku selalu membawa gitar. Sampai-sampai kalau lagi belajar, juga memeluk gitar, hahaha.... Apalagi selain bergitar, aku juga mulai mengasah kemampuan vokal. Pokoknya aku bertekad harus bisa menyanyi sambil main gitar. Kalau menurut orang tuaku, bakat seni ini memang diturunkan oleh nenekku yang menjadi sinden.
Jujur ya, waktu kecil aku bukan anak yang nakal. Aku juga tidak suka bermain ke luar rumah, asal ada gitar aku bisa anteng di rumah. Aku tuh termasuk anak penakut dan pendiam, makanya tidak pernah berantem dan main yang aneh-aneh. Prestasi di sekolah juga selalu bagus, aku selalu mendapat ranking di kelas saat aku sekolah di SDN Tersana 1 Losari Cirebon.
Walaupun aku termasuk anak baik, pernah juga sih badung, bolos sekolah karena keasyikan main musik. Maunya belajar main gitar terus di rumah. Orang tuaku sampai bingung, bagaimana cara membujuk aku agar tidak bolos. Tapi, kalau bolos enggak pernah lama kok. Hehehe jangan ditiru ya bagian bolosnya.
Saking rajinnya berlatih main gitar sambil menyanyi, akhirnya aku ikut festival, alhamdulillah sering menang. Memasuki SMP, aku makin sering bolos sekolah karena konsentrasi di band yang aku bikin sama teman-teman. Aku sampai enggak naik kelas waktu SMP. Tapi, aku membuktikan sama sekolah dan keluarga kalau aku serius di nyanyi, yaitu dengan cara jadi juara di festival-festival. Akhirya orang tua dan pihak sekolah mengerti.
Keluargaku bukan keluarga yang berkecukupan. Ayahku seorang petani, namun orang tuaku ingin agar aku kuliah.
Aku memutuskan untuk kuliah ke Bandung. Karena kecintaan aku sama musik, akhirnya aku mengambil jurusan seni musik di Universitas Pasundan. Aku sempat mengamen untuk mencari tambahan uang saku karena aku enggak mau menyusahkan orang tua.
Nah sobat, asah bakat kalian dan berusaha raih cita-cita, walau setinggi langit.

0 komentar:

Posting Komentar